"We gonna have a sweet party for XX birthday. Let come and join with us"
Tetiba saja tetangga meja sebelah mengirim pesan dan mengundang semacam surprise party untuk salah seorang teman se-lab. Well, sebenarnya aku termasuk orang (berusaha) tidak menspesialkan hari lahir. Bagiku, tanggal lahir hanya penting untuk sebatas urusan administrasi. Jadi, maafkeun aku ya kawans kalau memang tidak mengucapkan selamat ulang tahun atau memberi kado di hari ulangtahunmu. Kadang aku memang sengaja. Bahkan ketika ulang tahun orangtua atau adik-adikku. Seringnya aku ingat tanggal lahir mereka dan ingat. Tapi, again, sengaja tak ada ucapan selamt ulang tahun kukirimkan. Tapi insyaAlloh doaku untuk kalian. Selalu. InsyaAlloh. Entah apa yang kulakukan ini baik atau tidak, aku cuma tidak ingin ulang tahun itu menjadi budaya meskipun nyatanya itu sudah merupakan budaya bahkan bagi teman-teman muslim sekalipun.
Tapi aku tidak juga terlalu antipati dengan pesta ulangtahun atau semacamnya. Kadang aku juga masih mengucapkan semacam "selamat ulang tahun" karena, well, kadang kita perlu menunjukkan bahwa kita aware. Oke, balik lagi ke masalah ajakan party. Jadi singkatnya, kemarin teman-teman lab beli buah-buahan, beberapa bungkus snack, 2 botol juz, dan kue tart untuk pesta kejutan kecil-kecilan. Fiuh untung saja kali ini tak ada bir seperti party biasanya (mungkin demi alasan penghematan).
Oke, buah-buahan sudah dipotong, snack-snack sudah dibuka, dan pesan dari seorang kawan yang bertugas 'membawa' tersangka sudah mengirim pesan "we are on the 1st floor", kami pun menyalakan lilin dan mematikan lampu. Ternyata jalan menuju lantai 9 lama juga ya, sampai lilin kita hampir habis. haha...
Tetiba saja tetangga meja sebelah mengirim pesan dan mengundang semacam surprise party untuk salah seorang teman se-lab. Well, sebenarnya aku termasuk orang (berusaha) tidak menspesialkan hari lahir. Bagiku, tanggal lahir hanya penting untuk sebatas urusan administrasi. Jadi, maafkeun aku ya kawans kalau memang tidak mengucapkan selamat ulang tahun atau memberi kado di hari ulangtahunmu. Kadang aku memang sengaja. Bahkan ketika ulang tahun orangtua atau adik-adikku. Seringnya aku ingat tanggal lahir mereka dan ingat. Tapi, again, sengaja tak ada ucapan selamt ulang tahun kukirimkan. Tapi insyaAlloh doaku untuk kalian. Selalu. InsyaAlloh. Entah apa yang kulakukan ini baik atau tidak, aku cuma tidak ingin ulang tahun itu menjadi budaya meskipun nyatanya itu sudah merupakan budaya bahkan bagi teman-teman muslim sekalipun.
Tapi aku tidak juga terlalu antipati dengan pesta ulangtahun atau semacamnya. Kadang aku juga masih mengucapkan semacam "selamat ulang tahun" karena, well, kadang kita perlu menunjukkan bahwa kita aware. Oke, balik lagi ke masalah ajakan party. Jadi singkatnya, kemarin teman-teman lab beli buah-buahan, beberapa bungkus snack, 2 botol juz, dan kue tart untuk pesta kejutan kecil-kecilan. Fiuh untung saja kali ini tak ada bir seperti party biasanya (mungkin demi alasan penghematan).
Oke, buah-buahan sudah dipotong, snack-snack sudah dibuka, dan pesan dari seorang kawan yang bertugas 'membawa' tersangka sudah mengirim pesan "we are on the 1st floor", kami pun menyalakan lilin dan mematikan lampu. Ternyata jalan menuju lantai 9 lama juga ya, sampai lilin kita hampir habis. haha...




