Monday, February 15, 2016

Hi Sakura

Sakura Trees in winter

Hi Sakura,
Kau kah itu?
Tolong, beri tahu aku
Ah ternyata memang kau
Aku hampir tak mengenalmu
Apakah kau tenggelam dalam sedihmu?

Hi Sakura,
Masa itu selalu datang
Dingin yang menghujam
Kadang tak tertahankan
Tapi kau menyadarinya
Kau siapkan diri menghadapinya
Hingga kau bisa bertahan

Hi Sakura,
Pasti memang berat
Sebelum dingin memeluk erat
Ada badai yang siap membabat
Tapi ternyata kau kuat

Hi Sakura,
Bersabarlah
Semimu kan datang
Tak lama lagi
Siapkan kuncupmu
Aku menunggu waktu itu
Seperti saat pertama ku jumpa denganmu
Kuingin sepertimu di waktu semimu

Asahidai, 15 Feb 2016
Masih di Lab
10:11 PM







Monday, January 11, 2016

Think Again


"Memang lidah, tak bertulang.....".
"Mulutmu harimaumu"
"Jaga lisan!"

Sudah ada beberapa lagu, pepatah atau bahkan nasihat tentang bahaya omongan kita. Mudah bagi kita berkata tanpa berpikir. Padahal bisa jadi dari omongan kita itu, kita telah membunuh seseorang atau bahkan segolongan orang.

Kadangkala, tanpa berkipir, kita sudah enteng membicarakan keburukan atau rahasia orang lain yang telah diamanahkan kepada kita.

Sungguh berat menjaga lisan. Menjaga apa yang akan keluar dari mulut kita. Menjaga NAFSU kita mengucapkan hal-hal tak penting yang bisa jadi berakibat fatal.

Sebuah pertanyaan.
Ya, kadang sebuah pertanyaan yang didasari nafsu keingintahuan kita pun bisa jadi telah merusak hidup seseorang. Seiring berjalannya waktu aku pun mulai memikirkannya. Ketika kita menanyakan tentang keadaan seseorang, apakah itu murni karena kita peduli atau itu hanya nafsu pingin tahu saja?

Think Again.
Bisa jadi orang itu tidak nyaman dengan pertanyaan kita. Oke, boleh jadi pertanyaan itu ringan dan tak akan membunuh siapa pun. But, who knows? 

Think Again.
Mari kita tanya diri kita ketika akan berucap atau menanyakan sesuatu pada seseorang. Apakah pertanyaan itu memang perlu? Bahkan ketika kita ingin mengisi kekosongan waktu agar tidak terjadi awkward moment. Apalagi dengan orang yang belum lama kita kenal. Kita belum tahu benar karakter orang itu. Kita tidak tahu pola pikir orang itu. Kita juga tak tahu latar belakang dia jauh sebelum kita bertemu dengannya.

Think Again.
Atau kita mungkin sudah merasa berhati-hati sebelum berucap. Tapi mungkin tanpa sengaja dan tanpa kita sadari orang lain telah sakit hati karena ucapan atau perbuatan kita. Dan aku, termasuk yang percaya bahwa apa kita dapatkan adalah buah dari yang kita perbuat. biidznillah.
Suatu saat kita mungkin sakit hati atas perbuatan atau ucapan orang kepada kita. Bila saat itu tiba, ya,

Think Again.
Boleh jadi kita memang sudah menyakiti orang lain tanpa kita sadari.

"Semut di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tak tampak"
Pepatah yang kita hafal sejak SD itu, klise. Tapi, trust me, it works. 
Fiuh... Memang kalau ngomongin orang itu asyik dan ga ada matinya. Padahal masih banyak cacat diri yang harus ditambal sana sini.

Susah.... rasanya susah menjaga lisan dan hati. Ah, minta sama Alloh saja lah. Semoga kita termasuk orang-orang yang  senantiasa istiqimah memperbaiki diri. 

Friday, December 4, 2015

Mengetik Sallallahu alaihi wassallam dalam di Ms. Word

Mengetik salawat atas rasul atau mengetikkan subhanahu wa ta'ala sebaiknya memang tidak disingkat. Bagusnya sih memang langsung ditulis dalam bahasa arab.


Baik. Tidak usah bertele-tele. Cukup ketikkan unicode yang diinginkan kemudian tekan Alt + x di keyboard.
Contoh : Saya ingin ketik 
Maka di ms.Word kita ketikkan FDFA kemudian tekan Alt + x

Berikut ini daftar unicode untuk kata-kata yang lain.

Thursday, November 19, 2015

Ujian yang Sesungguhnya


Exam!!!!!!!!!

Rasanya aku sudah mulai membenci yang namanya 'exam' alias ujian. Itu juga salah satu alasan kenapa aku tidak ambil mata kuliah Bahasa Jepang. Untung ada komunitas dari syakusyo (Kotamadya) yang menyelenggarakan semacam kelas Bahasa Jepang, selanjutnya kita sebut saja kelas Nihongo, secara gratis dan tentu saja tanpa ujian. Hohoo...

Kebencian (baca: ketidaksukaan) akan exam agaknya adalah penyakit baru bagiku. Seingatku, aku tidak pernah se-khawatir ini menghadapi ujian, kecuali mungkin saat UN SMA saja. Bahkan saat sidang skripsi S1, rasasany aku tidak seserius ini sebelumnya. Well, awalnya aku memang tidak terlalu serius juga tentang exam, apa mungkin karena environment di lingkungan baru ini tidak mengenal kata 'sepele'? Bisa jadi sih. Karena sejauh mata memandang, kulihat semua mahasiswa mempersiapkan benar-benar ujiannya. Begitu pun para professor. Mereka tampak begitu serius mempersiapkan siswanya menghadapi ujian. Meskipun 'cuma' ujian mid-term. Oiya, bagi yang tidak tahu apa itu mid-term, mari sedikit kita bahas.

Kalau kita di Indonesia biasa memakai sistem semester. Jadi mata kuliah berakhir setiap 6 bulan. Biasanya ada mid-semester di 3 bulan pertama dan 'semesteran' di akhir perkuliahan. Nah, sistem term ini separonya semeter. Jadi cuma 3 bulan. Kalau mid-term ya berati 1,5 bulan. Sekarang bisa dibayangkan kan kalau kita pakai sistem term, berapa kali kita ujian.

Tuesday, November 17, 2015

Ohayou Gozaimasu !!!!!

Saigawa. Sai river. Kanazawa 



Minna San......Ohayou gozaimasu!!!!!!!!!


Selamat pagi
Akhirnya ku bisa langkahkan kaki
Bekerja di pagi hari
Bersama terbitnya mentari
Mentari yang terbit tersembunyi
Dibalik kelabu awan hitam bersemu putih
Sungguh ajaib 
Sendunya pagi mengalahkan rayuan futon putih
Bahagiaku saat menikmati pagi
Kembali berseri
Meski kau tak di sini
Ralat. Belum di sini

Ohayo minna san.....
Siap gerakkan badan 
Siap bertebaran 
Mencari serpihan-serpihan nikmat-Nya

Rabbi yassir wa laa tuassir
Ya Rabbi mudahkan lah dan jangan dipersulit


ditulis dari sudut Lab Information Theory and Signal Processing

Thursday, November 12, 2015

I Appreciate Your Help



I bet this is not the first time I heard this phrase. Somehow, I am about to love this phrase. Yeah, again, I am falling in love with a thing (if I can say that this sentence is a 'thing'). That's all.

PS: Semoga tidak ada yang teriak POSTINGAN MACAM APA INI!!! hihihi ^_^

Semacam Postingan Pemansan
@Sudut lab Information Theory and Signal Processing 

Sunday, November 8, 2015

The First One


You are not the best one I ever found. I know your infirmity. However, you still make me retaining you instead of pick the better one. Of course I can find the better leaf than you. It's autumn. There are many leaves which are more beautiful and perfect than you. I don't get it either why I were always holding you during my journey.

Is it love? Come on... I have suffered (suffer? are u sure??) many kinds of love. Too easy for me to falling in love and suppose you are to be one of my beloved, by chance, amongst my others beloved. I am falling in love with you with your imperfection. Just because you are the first one I choose (or you might choose me?). That's all.

Happy Autumn ^____^
Semoga ada kabar gembira luar biasa di akhir tahun ini
Autumn's note 2015