Thursday, October 10, 2013

It's About Smartcard

Ada kata-kata bijak yang mengatakan
"Terkadang lebih baik diam daripada berbicara" 
Yak, apalagi kalau emang belum tahu. Jatuhnya sotoy kayak gue..... oTL
Begitulah, sotoy, bahasa yang katanya gaul dari kata Sok Tahu memang bisa menjadi boomerang bagi pelaku. Tapi tenang, aku tidak akan cerita perihal dunia per-sotoy-an apapun, termasuk ke-sotoy-an apa yang sudah kulakukan. NOPE. Aku cuma mau bilang kalau itu berhubungan dengan Smartcard.
Smart = pintar
Card = kartu
smartcard = kartu pintar #pentingBanget #sotoy -_-

Setidaknya dari kesalahan itu (baca: sok tahu) bisa diambil pelajaran. Aku malah jadi tahu tentang smartcard.

Smart card atau biasa disebut dengan kartu chip merupakan kartu dengan IC (Integrated Circuit) yang tertanam di dalamnya. IC tersebut berisi elemen yang digunakan untuk transmisi, penyimpanan dan pemrosesan data.
Smart card tidak mempunyai daya, tampilan maupun keyboard, sehingga untuk berkomunikasi dengan dunia luae diperlukan bantuan alat pembaca atau disebut reader.

Ada dua jenis atau tipe dari smart card:
1. Contact smart card

Contact smart card mempunyai suatu contact area, terdiri atas beberapa bantalan kontak gold-plated, sekitar 1 cm persegi. Kartu ini harus dimasukkan ke reader untuk melakukan transaksi atau menyampaikan informasi. Ketika dimasukan ke dalam reader, maka chip akan terhubung dengan konektor elektronik yang akan membaca informasi dari chip dan menulis kembali informasi tersebut. Biasanya seri standar yang digunakan uadalah seri ISO/IEC 7816 dan seri ISO/IEC 7810.

Contact smart card reader digunakan sebagai suatu medium penghubung antara smart card dan host, komputer, suatu titik tempat penjualan, atau suatu telepon genggam.

2. Contactless smard card

Jenis kedua dari smart card adalah contactless smart card, di mana chip dapat dilihat dengan card reader melalui teknologi induksi RFID (Radio Frequency IDentification). Kartu-kartu ini hanya butuh didekatkan pada card reader untuk menyelesaikan transaksi. Kartu ini sering digunakan ketika transaksi harus diproses dengan cepat, seperti pembayaran toll,dll.
Standar contactless smart card adalah ISO/IEC 14443, tahun 2001. Standar tersebut mempunyai dua jenis kartu tanpa kontak langsung (”A” dan ”B”) yang dapat beroperasi dengan jarak hingga 10 cm. Telah ada pengajuan untuk ISO 14443 jenis C, D, E dan F yang sudah ditolak oleh organisasi internasional untuk standarisasi. Sebuah standar alternatif untuk contactless smart card adalah ISO 15693 yang dapat beroperasi
dengan jarak hingga 50 cm.
Contoh dari contactless smart card yang sudah digunakan secara luas adalah Hongkong’s Octopus card, dan Japan Rail’s Suica card.

Setelah membahas jenis-jenis kartu dari smartcard sekarang kita bahas tentang merk-merk kartu dari smartcard yang tersedia di pasaran. Merek-merek tersebut adalah MIFARE, SMART MX, EMALTO, dan SONY FELICA.
1. MIFARE
MIFARE merupakan merek dagang dari NXP semicondutors yang telah terjual lebih dari 1 milyar kartu dengan 5 juta reader. MIFARE pun merupaka Contacless smartcard.dikutip dari mifare, keunggulan MIFARE sebagai berikut:
1. Open architecture platform – convenient, fast and flexible
2. Compatibility with all current and future products
3. Broadest product portfolio available
 - microcontrollers and hardwired logic ICs available
 - mixed installation possible
4. Broadest offer of card and reader suppliers
 - multiple sourcing for cards (50 card manufacturers)
 - multiple sourcing for readers (200 reader manufacturers)
5.Proven compatibility through a competent and independent
6. Operable in harsh environmental conditions
 - maintenance-free, reliable and proven technology
7. Established and running infrastructure around the world
8. Proven, reliable and robust technology 33
 - more than 1 billion smart card ICs in the field
 - more than 7 million reader components sold
9. Highest security available via contacless interface

MIFARE pun memiliki beberapa tipe untuk solusi tertentu, yaitu MIFARE Ultralight,
MIFARE 1k, MIFARE 4k, MIFARE Plus, MIFARE DESFire, SMART MX.
A. MIFARE Ultralight
NXP MIFARE Ultralight merupakan pengganti system tiket konvensional untuk tiket single trip pada jaringan transportasi masal, loyalty card atau pada sebuah event besar.
Fitur-fitur:
• 100% compatible with existing MIFARE infrastructure
• Real anti-collision supported
• Operating distance up to 10 cm
• 106 kbits/s data transfer rate
• Unique 7 byte serial number (ISO 14443A, cascade level 2)
• High data integrity – 16 bit CRC, parity per byte, bit coding, bit count check
• 512 bit EEPROM, organized in 16 pages of 4 bytes
• 32 bit one-time programmable (OTP) area
• 384 bit read / write area for user data
• Field programmable ‘Read only’ locking function per page
• DESFire SAM based security methods supported 34

B. MIFARE Mini
MIFARE Mini dirancang untuk system yang memerlukan memori kecil, misalnya kartu akses atau loyalty; namun MIFARE Mini memiliki fitur keamanan dan struktur file seperti MIFARE 1k.
Fitur-fitur:
• 320 Byte EEPROM
• Unique serial number (4 Byte)
• 5 securely separated sectors supporting multi-application:
• 5 sectors consist of 4 blocks with a length of 16 Byte
o 2 x 48 bit keys per sector for key hierarchy
• Access conditions free configurable based on 2 level key hierarchy
• Number of single write operations: 100.000
• Data retention: 10 years

C. MIFARE 4k
MIFARE 4k merupakan MIFARE 1k dengan memori yang lebih besar untuk solusi kartu dengan banyak aplikasi. Penggunaan kartu tersebut untuk jaringan transportasi public, kartu akses, e-commerce, e-business, gaming, kartu identitas.
Fitur-fitur:
• 4 Kbyte EEPROM (3480 Byte free available)
• Unique serial number (4 Byte) 35
• 40 securely separated sectors supporting multi-application:
• 32 sectors consist of 4 blocks with a length of 16 Byte
o 8 sectors consist of 16 blocks with a length of 16 Byte
o 2 x 48 bit keys per sector for key hierarchy
• Access conditions free configurable based on 2 levelkey hierarchy
• Number of single write operations: 100.000
• Data retention: 10 years

D. MIFARE PLUS
MIFARE Plus merupakan pengganti dari MIFARE Classic (1k & 4 k) yang telah berhasil di bobol. Kartu ini memiliki level keamanan yang berlapis, termasuk enskripsi AES dan menawarkan kemudahan untuk migrasi dari MIFARE Classic. MIFARE PLUS baru tersedia akhir 2008 itupun sample. Penggunaan utamanya adalah transportasi masal, kartu akses, event ticketing, gaming, kartu identitas.
Fitur-fitur:
• 2 or 4 kbyte EEPROM
• Simple fixed memory structure compatible with MIFARE Standard
• Memory structure (sectors, blocks) as in MIFARE 4k
• Unique serial number (7 Byte)
• Multi-sector authentication
• Multi-block read
• Anti-tear function for writing keys
• Keys can be stored as MIFARE Classic keys (2 x 48 bit per sector) or AESkeys (2 x 128 bit per sector) 36
• Access conditions free configurable
• Number of single write operations: 100.000
• Data retention: 10 years

E. MIFARE DESFire
MIFARE DESFire merupakan solusi untuk smartcard multi aplikasi pada jaringan transportasi masal, e-government, kartu akses, event ticketing, kartu identitas.
Future-future:
• Fully ISO 14443A 1-4 compliant
• 4 Kbytes EEPROM with fast programming
• Secure, high speed command set
• Flexible file structure
• Anti-collision
• Unique 7-byte serial number (ISO cascade level 2)
• Data integrity: CRC and bit counting on physical layer
• Open DES/3DES crypto algorithm in hardware
• Based on NXP advanced 0.35 µm NV-technology
• Available in MOA4 modules or 8" sawn (bumped) wafer

F. SMART MX
SMART MX platform merupakan teknologi CMOS 18mm terdepan yang diposisikan
untuk transaksi high-volume dan multi aplikasi. SMART MX mempermudah
implementasi open platform, termasuk Java Card Global Platform and MULTOS serta 37
State-of-the-art-operating system. Penggunaan utama adalah e-government,
banking/finance, mobile communication, jaringan trasnportasi masal.
Fitur-fitur:
• 20 KB to 144 KB EEPROM
• 200 KB user ROM
• 6144 B RAM
• High-performance secured Public Key Infrastructure (PKI) coprocessor (RSA, ECC)
• Secured dual/triple-DES coprocessor
• Secured AES coprocessor
• Memory Management Unit (MMU)
• ISO/IEC 7816 contact interface
• Optional ISO/IEC 14443 A Contactless Interface Unit (CIU)
• Optional S2C link for NFC communication link
• 5-metal-layer 0.14 µm CMOS technology
• EEPROM with typical 500000 cycles endurance and minimum 20 years retention time
• Broad spectrum of delivery types
• Optional certified crypto library modules for RSA and ECC 38

2. GEMALTO
Gemalto memiliki 2 produk, yaitu: Optellio dan Clarista (www.gemalto.com) :.
A. Clarista
Clarista merupakan smartcard untuk institusi financial dari Gemalto, yang terdiri dari 2 tipe:
- Clarista contactless S1 R2: produk untuk aplikasi magstripecontactless
- Clarista contactless D8 R1 : generasi terbaru dengan fitur tambahanuntuk EMV contactless

B. Optellio
Optellio merupakan smartcard yang ditawarkan oleh Gemalto untuk institusi financial dengan fitur MPCOS (multi application toolbox/framework), aplikasi di kartu ini dapat dikonfigurasi sesuai keinginan user dan beberapa fitur tambahan. Penggunaan utama dari produk ini adalah home banking, biometry, universitas, jaringan transportasi, mobile banking.
Fitur-fitur:
• Dual interface cards for MasterCard, Visa and JCB issuers
• Supporting Visa Contactless Payment Specification 2.0.2, MasterCard PayPass M/Chip 1.3 specification and JCB JSpeedy specifications
• Mifare 1K emulation supported
• Full embossing
• I36k or 72k EEPROM version available 39

3. SONY FELICA
Sony Felica merupakan teknologi smartcard contactless yang dikembangkan oleh Sony. Berbeda dengan Java based smartcard atau MIFARE, Sony Felica membutuhkan reader dan SDK khusus yang dikembangkan oleh Sony.
Fitur-fitur (www.Sony.net) :
• Carrier 13.56 MHz
• Sub-carrier None
• Modulation ASK 10%
• Bit coding Manchester
• Communication speed 212 kbps (Fc/64)
• Anti-collision Time slot
• Performance 0.1s (termasuk enkripsi)
• Multi application

Yah, mungkin itu dulu tentang smartdcard dan materi sama sekali tidak ada hubungannya dengan perihal sotoy sebagaimana pembukaan postingan ini.

Semoga bermanfaat ^_^

referensi :
http://thesis.binus.ac.id/Doc/Bab2NoPass/2009-1-00291-MN%20Bab%202.pdf
http://www.ainosi.co.id

2 comments: