Thursday, October 30, 2014

Untukmu Teman


It's about your friends
Sometimes they make you smile
support you
but sometimes they make you cry
make you angry
make you annoyed
or may be (you feel) they betrayed you

Sedih rasanya melihat seorang teman berakhir musuhan dengan sahabatnya karena orang baru yang masuk.
Pernah ga kamu lihat teman kita menjauhi sahabat-sabahatnya karena lelaki yang baru-baru saja memasuki hatinya dan mewarnai hidupnya.
Warna yang diberikan lelaki itu menutup sebagian besar warna yang pernah diberikan sahabat-sabahatnya.
Tau ga, gimana perasaan seorang sahabat yang selalu memikirkanmu, berusaha untuk selalu men-support-mu, berusaha memahamimu, berusaha membantumu setiap saat setiap waktu ternyata harus menerima pernyataan pahit dengan pernyataan "musuhmu adalah temanmu" karena ternyata usahanya itu tidak sejalan dengan maksudmu.

Bukan, bukan. Itu bukan kisahku. Tapi itu aku kulihat di beberapa temanku. Melihatnya saja rasanya sedih banget. Rasanya ikut sakit hati. Memang sih, kadang (mungkin sering) teman kita membuat kita sebal, dan mungkin yang dia lakukan tidak sejalan dengan maksud kita sehingga ketidakselarasan tujuan tidak tercapai #apasih. Maksudnya, mungkin maksud teman baik kita jadi nampak suatu hal yang buruk menurut kita. Atau ketika dia sedang tidak dalam kondisi psikologis yang baik, tanpa ia sadari ia melakukan hal-hal yang menyakiti teman yang lain.

Ya aku pernah merasakan itu, tapi setelah kucermati, bisa jadi hal buruk yang dilakukan teman kita entah sadar atau tidak kita juga melakukannya. Seiring bertambahnya umur- #uhuk- membuatku semakin berhati-hati menghakimi orang karena ya itu, bisa jadi tanpa kita sadari kita juga menyakiti orang lain dengan cara yang sama, melakukan hal-hal buruk yang dulu kita hina, dan berperilaku seperti orang-orang yang dulu kita cerca.



Ya, teman kita ada cermin kita. Kan kata Rasul  seorang mukmin adalah cermin bagi saudaranya. Jadi kalau ada cacat pada saudara kita, bisa jadi kita juga sebenarnya seperti itu. Dan tugas kita saling membenahi dengan cara yang baik.

Mengutip dari rumaisyo.com, berikut ini hadist-hadist terkait yang dihimpun Imam Bukhori
Dari Abu Hurairah berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الْمُؤْمِنُ مِرَآةُ أَخِيْهِ، إِذَا رَأَى فِيْهِ عَيْباً أَصْلَحَهُ
Seorang mukmin adalah cermin bagi saudaranya. Jika dia melihat suatu aib pada diri saudaranya, maka dia memperbaikinya.” (Hasan secara sanad)
Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
المؤمن مرآة أخيه، والمؤمن أخو المؤمن؛ يكف عليه ضيعته، ويحوطه من ورائه
Seorang Mu’min adalah cermin bagi saudaranya. Seorang mukmin adalah saudara bagi mukmin yang lain. Dia tidak merusak harta miliknya dan menjaga kepentingannya.” (Hasan) Ash Shahihah (6/923): [Abu Dawud: 40-Kitab Al Adab, 49-Bab Fin Nashihah].
Dari Al Mustaurid, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
من أكل بمسلم أكلة؛ فإن الله يطعمه مثلها من جهنم، ومن كُسِيَ برجل مسلم، فإن الله عز وجل يكسوه من جهنم، ومن قام برجل مقام رياء وسمعة؛ فإن الله يقوم به مقام رياء وسمعة يوم القيامة
Siapa yang mencari makan dengan (mengorbankan) seorang muslim, Allah ta’ala akan memberinya makan dengan yang semisal dari neraka Jahannam. Dan siapa yang mencari pakaian dengan (mengorbankan) seorang muslim, sesungguhnya Allah ta’ala akan memberinya pakaian dari Jahannam. Dan siapa yang menempati suatu kedudukan dengan tujuan riya dan sum’ah, Allah akan menempatkannya pada kedudukan orang yang riya dan sum’ah di hari kiamat.” (Shahih) Ash Shahihah (924): [Abu Dawud: 40-Kitab Al Adab, 35-Bab Fil Ghibah].

Pada akhirnya kusampaikan kepada semua sahabatku

Terima kasih sudah mau berteman denganku
Terima kasih sudah mengisi hari-hariku
Terima kasih sudah memberi warna dalam hidupku
Terima kasih sudah menyelipkan namaku dalam do'amu
Terima kasih sudah bersabar atas keteledoran & kebodoranku
Terima kasih sudah selalu berusaha memaklumiku
Terima kasih tak bosan menegurku
Terima kasih sudah menjadi tempat sampahku
Tempat aku membuang keluh kesahku
Terima kasih sudah menjadi harta karunku
Menyimpan memori-memori indah bersama-sama
Terima kasih atas kado-kado yang pernah kau berikan
Terima kasih sudah selalu membantu
Mendukungku
Terima kasih sudah setia mendengar cerita-ceritaku
Cerita-cerita yang seringkali tampak hiperbola
Cerita-cerita yang tanpa kusadari mungkin terlalu banyak bumbu
dan tentu saja
mungkin untuk cerita-cerita yang sering diulang-ulang
Terima kasih kau sering terlalu memahamiku
Memahami maksudku tanpa aku mengucapkannya
Memahami keinginganku hanya melihat senyumku :D
Itu sungguh luar biasa kawan
Aku sering tersipu kalau kalian sering tepat mendeskripsikan ekspresi wajahku menjadi 1 paragraf
(mungkin wajahku memang mudah dibaca. hahah...)
Maafkan aku belum menjadi sahabat yang baik untukmu
Maafkan aku tidak mengapal hari ulang tahunmu
Maafkan aku terlalu kasar bagimu
Maafkan aku terlalu keras kepala dan random
Maafkan aku kurang memahamimu
Maafkan aku terlalu mendominasi
Maafkan aku belum menjadi pendengar yang baik
Maafkan aku jarang memberimu kado
Maafkan aku sering memarahimu
Maafkan aku kadang men-ghibah-mu
Syukron jazakumullah khoiron katsir
Jazakumullah khoiron jaza'
Semoga ridho Alloh selalu membersamaimu & keluargamu
Semoga Alloh senantiasa memudahkan urusanmu & keluargamu
Semoga Alloh selalu ada di hatimu
Semoga Alloh menyelamatkanmu dan keluargamu
Semoga Alloh mempertemukan kita di Jannah-Nya
Aamiin... ya Robbal 'alamin...

by Shofiyati Nur Karimah
30 Oktober 2014
@ d'office *ups



4 comments:

  1. Terima kasih juga, sudah hadir dalam hidupku adek..
    Maaf kalau ada khilaf ya.. aku terlalu posesif.. haha..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you, my beloved sister. I've learn many things from you. The way you set your time, the way you make me some foods when I was sick, the you listened my "fairytale", how you could be a very good listener (great) and the most important is the way you introduced me to "bento", then I almost always have my bento to work now ;)

      Delete
  2. Oh, uduk tho.
    Tak kiro kisah kwe mbe mbak imut bersinar yg menjauh gara2 cowo.
    Mlipir ah.... :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. udu yo... nek kui aku mung sempat merasa kehilangan >p<

      Delete